Petunjuk Khusus:

Tulis nama lengkap dan kelas anda menggunakan format berikut:

NAMA LENGKAP_KELAS (contoh: OKY SANJAYA_12 IPA 1)

Latihan Persiapan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Fisika Kelas 12

➧Latihan Persiapan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Fisika Kelas 10

Kelas Fisika Momen Gaya dan Momen Inersia: 11 IPA 1 SEMESTER GANJIL T.P. 2022/2023

Selamat berjumpa kembali di Kelas Fisika 11 IPA 1.

Semoga Anda telah dalam keadaan siap dan semangat untuk mengikuti pembelajaran kita pada hari ini.

Pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari materi Momen Gaya dan Momen Inersia, selamat belajar.

Pertanyaan Diagnostik Kognitif :  

Sebelum memulai pembelajaran hari ini, selesaikan pertanyaan diagnostik kognitif berikut ini.

πŸ‘‡ Selesaikan persoalan diagnostik kognitif pada form berikut: 


Sudahkah Anda menyelesaikan pertanyaan diagnostik kognitif? Jika belum, selesaikan terlebih dahulu baru melanjutkan ke tahap berikutnya.

Jika Anda telah selesai menjawab pertanyaan diagnostik, cermati gambar di bawah ini.


Jika Anda belum mengetahui cara oper gigi sepeda, silakan cermati video berikut. Jika Anda sudah terbiasa dan mahir melakukan oper gigi sepeda, Anda boleh skip videonya.

Cara Oper Gigi Sepeda Ketika Menanjak:


Sudahkah Anda menemukan jawaban pertanyaan Apersepsi? Tentu Anda dapat menuliskan jawaban di buku tulis Fisika sebagai catatan. Selanjutnya kita akan masuk kegiatan pembelajaran yang lebih menantang. Pada kegiatan selanjutnya Anda akan membutuhkan buku cetak fisika atau buku lainnya yang tebal dan mistar. Selamat mencoba.

KEGIATAN A: Percobaan Memutar Buku

Siapkan buku cetak Fisikamu. Tentukan tiap-tiap titik seperti pada gambar berikut.


Berdasarkan gambar 2, Anda akan melakukan praktikum memutar buku paket Fisika. Tuliskan 2 pertanyaan dan jawaban sementara Anda berkaitan dengan:
1. Cara menghasilkan jari-jari putaran terbesar
2. Cara mudah memutar buku.

πŸ‘‡Isi pertanyaan dan jawaban sementara Anda pada link form berikut!

Pertanyaan dan jawaban yang telah Anda input pada form di atas merupakan rumusan masalah dan hipotesis percobaan yang akan kita lakukan berikutnya. Selamat karena Anda telah berhasil menuliskan ide Anda. Sekarang mari kita lakukan langkah berikutnya.

Setelah membuat rumusan masalah dan hipotesis, kita kembali ke topik percobaan kita pada hari ini. Buktikan jawaban sementara dari pertanyaan yang telah Anda buat sebelumnya. Selamat Mencoba!

Cermati kembali gambar berikut.

Berdasarkan Gambar 2, lakukan kegiatan memutar buku paket fisika untuk melengkapi data percobaan. Perhatikan Poros Putar dan Titik Gaya Dorong yang diminta pada Tabel A. berikut. Selamat Mencoba!


Bagaimana, apakah Anda telah melakukan percobaan untuk mendapatkan data sesuai Tabel A. di atas? Selanjutnya silakan input data yang telah Anda peroleh dari percobaan ke dalam form berikut.


πŸ‘‡Isi data hasil percobaan pada link form berikut!

Selanjutnya, kita akan membuat grafik perbandingan dari hasil percobaan. Anda dapat membuat grafik secara online pada tempat yang telah disediakan.

Sebagai acuan, silakan cermati gambar pembuatan grafik berikut. Grafik A. Pengaruh jarak gaya dorong terhadap kemudahan memutar buku dengan menganggap gaya dorong yang diberikan relatif sama. 


πŸ‘‰Klik di sini >> Grafik A. Pengaruh Jarak Gaya Dorong Terhadap Kemudahan Memutar Buku

πŸ‘‰Klik di sini >> Laporan Grafik A. Kelompok 1: Absen No. 1 s.d. 8

πŸ‘‰Klik di sini >> Laporan Grafik A. Kelompok 2: Absen No. 9 s.d. 16

πŸ‘‰Klik di sini >> Laporan Grafik A. Kelompok 3: Absen No. 17 s.d. 24

πŸ‘‰Klik di sini >> Laporan Grafik A. Kelompok 4: Absen No. 25 s.d. 35

Bagaimana hasil grafik Anda? Dapatkah anda melihat garisnya? Bagaimana pengaruh jarak gaya dorong terhadap kemudahan memutar buku? 

Mari tuliskan pendapatmu. Tentu kita bisa melakukan diskusi terbuka di kelas. Silakan tuliskan pendapatmu, lalu utarakan kepada teman-temanmu di kelas.

πŸ‘‡ Tuliskan pendapatmu di sini


KEGIATAN B: Kegiatan Menggelindingkan Benda Silinder

Anda dapat menggunakan silinder yang telah disiapkan oleh guru. Anda juga bisa menggunakan benda lain serupa silinder yang ada di sekitar Anda. Sebelum memulai kegiatan B, cermati terlebih dahulu gambar berikut.


Berdasarkan gambar 3, Anda akan melakukan praktikum menggelindingkan silinder A dan B. Massa benda A lebih besar dibanding massa benda B. kedua benda digelindingkan dari ketinggian bidang (H) secara bersamaan, tuliskan 2 pertanyaan dan jawaban sementara Anda berkaitan dengan kegiatan tersebut.


πŸ‘‡Isi pertanyaan dan jawaban sementara Anda pada link form berikut!

Setelah membuat rumusan masalah dan hipotesis, kita kembali ke topik percobaan kegiatan B. pada hari ini. Buktikan jawaban sementara dari pertanyaan yang telah Anda buat sebelumnya. Selamat Mencoba!

Cermati kembali gambar berikut.

Berdasarkan Gambar 3, lakukan kegiatan menggelindingkan silinder A dan B untuk melengkapi data percobaan. Ingat bahwa: Massa A lebih besar dibendingkan massa benda B. Lengkapi data yang diminta pada Tabel Pengamatan Benda Silinder A dan B berikut. Selamat Mencoba!

Bagaimana, apakah Anda telah melakukan percobaan untuk mendapatkan data sesuai Tabel Hasil Pengamatan Kegiatan Menggelindingkan Benda Silinder di atas? Selanjutnya silakan input data yang telah Anda peroleh dari percobaan ke dalam form berikut.

πŸ‘‡Isi data hasil percobaan pada link form berikut!



Hasil Pembelajaran

πŸ‘‡Hasil Penilaian Diagnostik:

















































































































































































































































Hukum Archimedes

Anda tentunya sering melihat kapal yang berlayar di laut, benda-benda yang terapung di permukaan air, atau batuan-batuan yang tenggelam di dasar sungai. Konsep terapung, melayang, atau tenggelamnya suatu benda di dalam fluida, kali pertama diteliti oleh Archimedes.

Menurut  Archimedes, benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam fluida, akan mengalami gaya ke atas. Besar gaya ke atas tersebut besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda. Secara matematis, Hukum Archimedes dituliskan sebagai berikut. Baca selengkapnya ...

Menjumlahkan Vektor dengan Metode Jajar Genjang dan Penguraian Sumbu Koordinat

Dalam beberapa kasus, seringkali Anda menjumlahkan beberapa vektor yang lebih dari dua buah. Secara grafis, metode yang digunakan adalah metode poligon, seperti yang telah disinggung sebelumnya. Akan tetapi, bagaimanakah cara menentukan besar dan arah vektor resultannya? Salah satu metode yang digunakan adalah metode uraian, seperti yang akan di bahas pada sub-subbab berikut ini. Baca selengkapnya ...

Penjumlahan Vektor Menggunakan Metode Grafis dan Analitis

Pernahkah Anda membayangkan jika Anda berenang di sungai searah dengan aliran sungai, kemudian Anda tiba-tiba berbalik arah 90° dari arah pergerakan semula? Apakah posisi terakhir Anda tepat sesuai keinginan Anda? Tentu tidak, arah akhir posisi Anda tidak akan membentuk sudut 90° dari posisi semula karena terdapat hambatan arus sungai yang membuat arah gerak Anda tidak tepat atau menyimpang. Anda dapat menentukan posisi akhir Anda dengan cara menjumlahkan vektor gerak Anda, baik perpindahannya maupun kecepatannya. Apakah Anda mengetahui cara menjumlahkan dua buah vektor?
Baca selengkapnya ...

Definisi, Gambar, dan Notasi Vektor

Dalam ilmu Fisika, banyak besaran yang termasuk vektor, di antaranya perpindahan, gaya, kecepatan, percepatan, dan momentum. Selain besaran vektor, ada juga besaran yang hanya memiliki nilai. Besaran seperti ini disebut besaran skalar. Besaran yang termasuk besaran skalar, di antaranya massa, waktu, kuat arus, usaha, energi, dan suhu. Sebuah vektor digambarkan oleh sebuah anak panah. Panjang anak panah mewakili besar atau nilai vektor, sedangkan arah anak panah mewakili arah vektor.
 Baca selengkapnya ...

Sistem Satuan dan Konversi Satuan

Adakalanya ketika Anda ingin melakukan operasi suatu besaran, baik penjumlahan, pengurangan, perkalian, ataupun pembagian, Anda akan mengalami kesulitan dalam melakukannya dikarenakan satuan dari besaran yang sejenis tidak sama. Misalnya, Anda akan menjumlahkan dua buah besaran kelajuan 72 km/jam + 30 m/s, penjumlahan tersebut tidak dapat Anda lakukan sebelum Anda konversi salah satu satuan dari besaran satu ke satuan besaran lainnya. Baca selengkapnya ...

Aturan dan Operasi Angka Penting

Hasil pengukuran yang telah Anda lakukan dengan menggunakan alat ukur adalah nilai data hasil pengukuran. Nilai ini berupa angka-angka dan termasuk angka penting. Jadi, definisi dari angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran, termasuk angka terakhir yang ditaksir atau diragukan. Angka-angka penting ini terdiri atas angka-angka pasti dan satu angka taksiran yang sesuai dengan tingkat ketelitian alat ukur yang digunakan. Baca selengkapnya ...

Dimensi dan Analisis Dimensi


Dalam Fisika, ada tujuh besaran pokok yang berdimensi dan dua besaran pokok tambahan yang tidak berdimensi. Semua besaran dapat ditemukan dimensinya. Jika dimensi sebuah besaran diketahui, dengan mudah dapat diketahui pula jenis besaran tersebut. Tujuh besaran pokok yang berdimensi dapat Anda lihat pada tabel berikut ini. Baca selengkapnya ...

Besaran dan Satuan

Cobalah Anda ukur panjang, lebar, dan tinggi buku Anda menggunakan mistar. Berapa hasilnya? Tentu hasilnya akan berbeda antara satu buku dan buku lainnya. Misalnya, buku pertama panjangnya 20 cm, lebarnya 15 cm, dan tebalnya 4 cm. Panjang, lebar, dan tinggi buku yang Anda ukur tersebut, dalam fisika, merupakan contoh-contoh besaran. Sementara itu, angka 20, 15, dan 4 menyatakan besar dari besaran tersebut dan dinyatakan dalam satuan centimeter (cm). Baca selengkapnya ...

Sistem Pengukuran

Amatilah tinggi badan teman Anda, apakah terlihat lebih tinggi atau lebih pendek daripada badan Anda? Anda dapat mengetahui jawabannya dengan membandingkan tinggi badan Anda dengan teman Anda. Akan tetapi, Anda akan mengalami kesulitan dalam menentukan secara tepat seberapa besar perbedaan tinggi yang ada pada Anda dan teman Anda. Dalam menentukan besarnya perbedaan ini, Anda tentunya membutuhkan alat bantu yang dapat memberikan solusinya dengan tepat.  Baca selengkapnya ...

Hakikat ilmu Fisika dan Perannya dalam Kehidupan, Metode ilmiah, dan Keselamatan Kerja di Laboratori

Hakikatnya, Fisika merupakan kumpulan pengetahuan, cara berpikir dan cara penyelidikan. Menurut para ilmuwan, hakikat ilmu Fisika dibagi menjadi tiga yaitu:Fisika sebagai produk: Sebagai produk, fisika merupakan kumpulan pengetahuan (body of knowledge)  yang dapat membentuk fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori, dan model. Kumpulan pengetahuan ini diperoleh dari keingintahuan manusia terhadap beberapa hal di sekitarnya, baik interaksi dengan sesama maupun dengan alam. Baca selengkapnya ...