๐ Kuis Fisika · Besaran, Satuan & Dimensi
๐ Petunjuk Pengerjaan Kuis — 5 Soal Pilihan Ganda Kompleks (A–B)
- Waktu pengerjaan: 30 menit. Timer berjalan setelah Anda klik "▶️ Mulai Ujian".
- Setiap soal menyajikan dua pernyataan (A dan B). Anda memilih satu dari empat kemungkinan jawaban:
๐น A — Pernyataan A benar, pernyataan B salah
๐น B — Pernyataan A salah, pernyataan B benar
๐น C — Pernyataan A dan B benar
๐น D — Pernyataan A dan B salah - Skor per soal: 20 poin jika jawaban tepat. Total maksimal 100.
- Setelah ujian selesai, Anda dapat melihat grafik capaian sub-materi dan pembahasan lengkap.
- Gunakan Kalkulator Saintifik (tombol di kanan atas) bila perlu.
- ⚠️ Integritas: Sistem mencatat setiap kali Anda mencoba membuka halaman lain. Setiap percobaan akan mengurangi skor akhir sebesar 2 poin.
๐ Anda telah mengerjakan kuis ini sebanyak 0 kali di perangkat ini.
Soal Belum Tersedia
Silakan isi Nama dan Kelas Anda, lalu klik tombol "▶️ Mulai Ujian" untuk memulai timer dan menampilkan 5 soal.
๐ Besaran Pokok & Turunan
Contoh nyata sehari-hari:
- ๐ Saat membeli beras, kita mengatakan "5 kilogram" — massa (kg) adalah besaran pokok.
- ๐ Mengukur tinggi badan 165 cm → panjang (m) adalah besaran pokok.
- ⏱️ Waktu tempuh ke sekolah 30 menit → waktu (s) adalah besaran pokok.
- ๐ก️ Suhu tubuh normal 37°C ≈ 310 K → suhu (K) adalah besaran pokok.
- ๐ Arus listrik pada charger 2 A → kuat arus (A) adalah besaran pokok.
- ๐ก Lampu 800 lumen → terkait intensitas cahaya (cd).
- ๐งช 1 mol karbon = 12 gram → jumlah zat (mol) adalah besaran pokok.
- ๐ Mobil melaju 60 km/jam → kecepatan adalah besaran turunan dari panjang dan waktu.
- ๐ฆ Luas tanah 200 m² → luas adalah besaran turunan dari panjang × panjang.
Data faktual: Standar 1 meter didefinisikan berdasarkan kecepatan cahaya dalam vakum (299.792.458 m/s) sejak tahun 1983 oleh BIPM.
Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Terdapat 7 besaran pokok dalam SI.
| Besaran Pokok | Satuan SI | Simbol | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Panjang | meter | m | [L] |
| Massa | kilogram | kg | [M] |
| Waktu | sekon | s | [T] |
| Suhu termodinamika | kelvin | K | [ฮธ] |
| Jumlah zat | mol | mol | [N] |
| Kuat arus listrik | ampere | A | [I] |
| Intensitas cahaya | kandela | cd | [J] |
Besaran Turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Contoh: kecepatan (m/s), massa jenis (kg/m³), gaya (N = kg·m/s²), tekanan (Pascal = kg/m·s²).
Cara membedakan besaran pokok vs turunan: Tuliskan satuannya, periksa apakah termasuk 7 satuan pokok SI. Jika ya → pokok. Jika gabungan dari dua atau lebih satuan pokok → turunan.
Contoh: Gaya satuannya Newton (N) = kg·m/s² → mengandung kg (massa), m (panjang), s (waktu) → besaran turunan.
๐ Dimensi
Kecepatan → [L][T]⁻¹ · Gaya → [M][L][T]⁻² · Usaha/Energi → [M][L]²[T]⁻² · Tekanan → [M][L]⁻¹[T]⁻² · Massa jenis → [M][L]⁻³.
Fakta menarik: Analisis dimensi digunakan untuk memverifikasi kebenaran persamaan fisika. Jika dimensi ruas kiri dan kanan tidak sama, persamaan tersebut pasti salah.
Dimensi menunjukkan hubungan suatu besaran terhadap besaran pokok. Dimensi ditulis dengan lambang besaran pokok dalam kurung siku, misalnya [M] untuk massa, [L] untuk panjang, [T] untuk waktu.
Fungsi analisis dimensi:
- Membuktikan kesetaraan dua besaran fisika.
- Mengecek kebenaran suatu rumus atau persamaan.
- Menurunkan persamaan fisika.
Langkah menentukan dimensi:
- Tulis rumus besaran yang ingin dicari dimensinya.
- Ganti setiap besaran dalam rumus dengan lambang dimensinya.
- Sederhanakan menggunakan aturan aljabar pangkat.
Contoh: Massa jenis ฯ = m/V → dimensi massa = [M], dimensi volume = [L]³ → dimensi ฯ = [M] / [L]³ = [M][L]⁻³.
๐ง Alat Ukur Dasar
Mistar: ketelitian 1 mm · Jangka sorong: 0,01 cm (0,1 mm) · Mikrometer sekrup: 0,01 mm · Neraca digital: 0,01 g · Stopwatch: 0,1 detik.
Jangka sorong dapat mengukur: diameter dalam, diameter luar, dan kedalaman. Mikrometer sekrup hanya untuk mengukur ketebalan atau diameter luar benda kecil.
Skala utama = skala tetap pada alat ukur. Skala nonius = skala geser yang meningkatkan ketelitian. Hasil pengukuran = skala utama + (skala nonius × ketelitian).
Cara membaca jangka sorong: Perhatikan angka pada skala utama sebelum nol skala nonius → tambahkan dengan hasil perkalian skala nonius yang berimpit × 0,01 cm.
๐ Pentingnya Sistem Pengukuran dalam Sains
Sebelum SI, setiap negara menggunakan sistem satuan berbeda (inci, kaki, yard, hasta, depa). Hal ini menyebabkan kebingungan dalam perdagangan dan sains. Sistem Satuan Internasional (SI) diresmikan pada tahun 1960 oleh CGPM.
Sistem Internasional (SI) adalah sistem satuan standar yang digunakan secara global. SI memastikan bahwa hasil pengukuran di seluruh dunia dapat direproduksi, dibandingkan, dan dipertukarkan tanpa ambiguitas.