📐 Kuis Fisika · Alat Ukur Dasar (Jangka Sorong, Mikrometer, Stopwatch, Multimeter)
📋 Petunjuk Pengerjaan Kuis — 5 Soal Pilihan Ganda Kompleks (A–C)
- Waktu pengerjaan: 30 menit. Timer berjalan setelah Anda klik "▶️ Mulai Ujian".
- Setiap soal menampilkan tiga pernyataan (A, B, dan C). Anda cukup mencentang pernyataan yang menurut Anda benar. Boleh lebih dari satu, atau tidak mencentang satu pun jika semuanya salah.
- Skor per soal: 20 poin jika semua centang tepat (sesuai kunci). Total maksimal 100.
- Setelah ujian selesai, Anda dapat melihat grafik capaian sub-materi dan pembahasan lengkap.
- Gunakan Kalkulator Saintifik (tombol di kanan atas) bila perlu.
- ⚠️ Integritas: Sistem mencatat setiap kali Anda mencoba membuka halaman lain. Setiap percobaan akan mengurangi skor akhir sebesar 2 poin.
📋 Anda telah mengerjakan kuis ini sebanyak 0 kali di perangkat ini.
Soal Belum Tersedia
Silakan isi Nama dan Kelas Anda, lalu klik tombol "▶️ Mulai Ujian" untuk memulai timer dan menampilkan 5 soal.
📏 Jangka Sorong
Jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman. Ketelitiannya 0,01 cm atau 0,02 cm (tergantung model).
Cara membaca: Skala utama (cm) + skala nonius yang berimpit. Misal: skala utama 2,4 cm, nonius ke-7 → 2,47 cm.
1. Pastikan rahang bersih.
2. Tutup rapat, cek zero error.
3. Ukur benda, baca skala utama lalu nonius.
4. Laporkan hasil dengan ketidakpastian ±0,005 cm.
🔬 Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm. Digunakan untuk mengukur ketebalan kertas, diameter kawat, dll.
Cara membaca: Skala utama (mm) + skala nonius (0,01 mm). Contoh: skala utama 5,5 mm, nonius 28 → 5,78 mm.
1. Kalibrasi dengan menutup rahang, pastikan skala nol sejajar.
2. Putar ratchet hingga terdengar klik.
3. Baca skala utama dan nonius.
⏱ Stopwatch
Stopwatch digunakan untuk mengukur selang waktu. Satuan SI: sekon (s). Stopwatch digital biasanya lebih teliti (0,01 s) daripada analog (0,1 s).
⚡ Multimeter (AVO Meter)
Multimeter dapat mengukur tegangan (V), arus (A), dan hambatan (Ω). Ada tipe analog dan digital.
Mengukur tegangan: pasang paralel dengan komponen.
Mengukur arus: pasang seri, pilih batas ukur tertinggi dulu.
Mengukur hambatan: komponen harus tidak beraliran listrik.
🎯 Akurasi, Presisi, dan Zero Error
Akurasi: kedekatan hasil ukur dengan nilai sebenarnya.
Presisi: konsistensi hasil pengukuran berulang.
Zero error: kesalahan ketika alat ukur tidak menunjukkan nol saat belum digunakan. Zero error mengurangi akurasi.