📊 Kuis Diagnostik · Penyajian Data Pengukuran (Tabel, Grafik s–t, v–t & Ketidakpastian)
📋 Petunjuk Pengerjaan Kuis — 5 Soal Pilihan Ganda Kompleks (A–B)
- Waktu pengerjaan: 30 menit. Timer berjalan setelah Anda klik "▶️ Mulai Ujian".
- Setiap soal menampilkan dua pernyataan (A dan B). Anda cukup mencentang pernyataan yang menurut Anda benar. Boleh lebih dari satu, atau tidak mencentang satu pun jika semuanya salah.
- Skor per soal: 20 poin jika semua centang tepat (sesuai kunci). Total maksimal 100.
- Setelah ujian selesai, Anda dapat melihat grafik capaian sub-materi dan pembahasan lengkap.
- Gunakan Kalkulator Saintifik (tombol di kanan atas) bila perlu.
- ⚠️ Integritas: Sistem mencatat setiap kali Anda mencoba membuka halaman lain. Setiap percobaan akan mengurangi skor akhir sebesar 2 poin.
📋 Anda telah mengerjakan kuis ini sebanyak 0 kali di perangkat ini.
Soal Belum Tersedia
Silakan isi Nama dan Kelas Anda, lalu klik tombol "▶️ Mulai Ujian" untuk memulai timer dan menampilkan 5 soal.
📋 Tabel Data
Tabel data digunakan untuk menyajikan hasil pengukuran secara terstruktur. Setiap kolom mewakili satu besaran dan harus mencantumkan satuan. Baris pertama biasanya merupakan judul kolom.
Tabel yang baik memuat variabel bebas (di kolom kiri) dan variabel terikat (di kolom kanan). Data disusun dengan jumlah angka penting yang konsisten, dan jika pengukuran berulang, nilai rata‑rata serta ketidakpastiannya dicantumkan.
Cara membuat tabel: (1) Tentukan variabel. (2) Buat kolom dengan judul dan satuan. (3) Masukkan data mentah. (4) Hitung nilai rata‑rata dan ketidakpastian jika perlu. (5) Cantumkan catatan kaki untuk menjelaskan singkatan atau kondisi khusus.
📈 Grafik Posisi–Waktu (s–t)
Grafik s–t menyajikan hubungan antara posisi (s) dan waktu (t). Sumbu horizontal adalah waktu, sumbu vertikal adalah posisi. Satuan harus ditulis pada label sumbu.
Kemiringan (gradien) grafik s–t menyatakan kecepatan. Garis lurus miring ke atas → kecepatan konstan positif; garis lurus horizontal → diam (kecepatan nol); garis melengkung (parabola) → percepatan konstan (GLBB).
Cara membaca: Pilih dua titik pada grafik, hitung perubahan posisi (Δs) dan perubahan waktu (Δt). Kecepatan rata‑rata = Δs/Δt. Jika grafik linear, kecepatan sesaat sama dengan kemiringan garis.
📉 Grafik Kecepatan–Waktu (v–t)
Grafik v–t menampilkan kecepatan (v) terhadap waktu (t). Sumbu vertikal adalah kecepatan, sumbu horizontal adalah waktu.
Luas di bawah grafik v–t (antara kurva dan sumbu waktu) menyatakan perpindahan. Kemiringan grafik v–t menyatakan percepatan. Garis lurus mendatar → kecepatan konstan (percepatan nol).
Untuk menentukan perpindahan, hitung luas daerah (bisa berupa persegi panjang, segitiga, atau trapesium). Percepatan dihitung dari Δv/Δt.
📏 Penyajian Kesalahan Pengukuran (Ketidakpastian)
Setiap pengukuran mengandung ketidakpastian. Sumber: keterbatasan alat, fluktuasi lingkungan, dan kemampuan pengamat. Ketidakpastian mutlak pengukuran tunggal biasanya ½ × skala terkecil alat.
Untuk pengukuran berulang, ketidakpastian dinyatakan sebagai simpangan baku rata‑rata (standard error). Hasil ditulis: (nilai rata‑rata ± ketidakpastian) satuan. Grafik data harus menampilkan error bar yang menunjukkan rentang ketidakpastian.
Langkah menyajikan ketidakpastian: (1) Hitung rata‑rata dan simpangan baku. (2) Tentukan ketidakpastian (misal Δx = s/√N). (3) Tulis hasil akhir dengan jumlah angka penting yang sesuai. (4) Pada grafik, tambahkan batang kesalahan (error bar) vertikal/horizontal.