MINI LMS STYL

🎯 Kinematika Gerak 2D & Vektor

🎬 Intro to 2D Motion

🎬 2D Coordinates

🎬 Intro to Projectile Motion

🎬 Vektor & Gerak 2D (Crash Course)

▶️ Tonton keempat video di atas untuk memahami dasar kinematika 2D, koordinat, dan gerak peluru.

🌍 Meaningful: Gerak dalam Kehidupan Nyata

Pernahkah kamu melempar bola basket ke ring? Atau melihat meriam menembakkan peluru? Semua itu adalah gerak parabola (peluru) yang terjadi karena pengaruh gravitasi. Dalam olahraga, sudut lemparan sangat menentukan jarak terjauh. Bahkan lompatan katak dan lintasan air mancur juga mengikuti prinsip yang sama. Ayo, amati lingkungan sekitarmu! Di mana lagi kamu melihat gerak 2D?

🧠 Mindful: Analisis Komponen Vektor

Vektor kecepatan awal v₀ dapat diuraikan menjadi dua komponen:

vₓ = v₀ cos θ  |  vᵧ = v₀ sin θ

Contoh: Bola ditendang dengan kecepatan 25 m/s pada sudut 37° (cos 37°≈0,8 , sin 37°≈0,6).

👉 vₓ = 25 × 0,8 = 20 m/s   |   vᵧ = 25 × 0,6 = 15 m/s

Sekarang giliranmu: Kecepatan 30 m/s, sudut 53° (cos≈0,6 , sin≈0,8). Berapa vₓ dan vᵧ?

🎮 Joyful: Eksplorasi Simulasi PhET

Gunakan simulasi Projectile Motion di bawah ini. Atur kecepatan awal, sudut, dan amati lintasannya. Aktifkan vektor kecepatan untuk melihat komponennya!

⬆️ Atur parameter dan mainkan. Catat hasil pengamatanmu untuk LKPD.

📋 LKPD: Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Simulasi

Gunakan simulasi PhET di bawah ini untuk menjawab pertanyaan. Atur parameter sesuai instruksi, lalu catat atau hitung jawabannya.

1. Komponen vertikal di titik tertinggi
Atur kecepatan awal 10 m/s, sudut 45°, hambatan udara tidak ada. Amati vektor kecepatan di puncak lintasan. Berapa nilai komponen vertikal kecepatan (vᵧ) di titik tertinggi? (m/s)
2. Jarak horizontal maksimum (Range)
Masih dengan pengaturan yang sama (v₀=10 m/s, θ=45°). Berapa jarak horizontal yang ditempuh peluru hingga menyentuh tanah? (m)
3. Tinggi maksimum
Atur kecepatan awal 15 m/s, sudut 60°, tanpa hambatan udara. Berapakah tinggi maksimum yang dicapai? (m)
4. 🧩 Pemecahan Masalah: Posisi pada waktu tertentu
Sebuah bola dilempar dengan kecepatan 20 m/s pada sudut 30° terhadap horizontal (g=9.8 m/s²). Hitung posisi bola saat t = 1,2 detik.