Sabtu, 25 Juni 2011

Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur tebal benda <= 25 mm.
Mencari ketelitian micrometer sekrup:

Pada mulanya micrometer sekrup dikoreksi dengan memutar nonius putar, agar titik nol angka skala utama berimpit dengan titik nol skala nonius putar. Jika nonius putar terbagi menjadi 50 skala, kemudian nonius diputar satu kali (yaitu dari skala 0 kembali ke skala 0 lagi), maka nonius akan maju atau mundur pada skala utama sejauh 0,5 mm.

Jadi: 50 skala nonius putar = 0,5 mm

1 skala nonius putar = (0,5 mm)/(50) = 0,01 mm

0,01 mm ini merupakan ketelitian mikrometer sekrup.

Cara menggunakan mikrometer sekrup

1. Tentutkan titik nol kedua skala apakah berimpit atau tidak.
2. Letakkan benda yang akan diukur di antara kedua penjepit, kemudian nonius diputar agar ujung-ujung penjepit dapat menyentuh benda. Supaya keadaan benda tidak berubah, putar sekrup sampai terdengar bunyi mendetik.


3. sekarang tinggal membaca ukuran benda.

ukuran benda = skala utama + (penunjuk skala nonius putar x ketelitian alat).

misalkan kedudukan nonius seperti pada gambar di atas.

panjang benda OA adlah:

OA = OB + (penunjuk skala nonius x ketelitian alat)
OA = 5 mm + (30 x 0,01 mm)
OA = 5 mm + 0,30 mm
OA = 5,30 mm

OA = 0,530 cm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

Pembelajaran Fisika

Pembelajaran Fisika

Fase Mengamati (Hubungan Momentum Sudut dengan Momen Inersia)

Fase Mengamati (Hubungan Momentum Sudut dengan Momen Inersia)

Peta Konsep Fluida Dinamis

Peta Konsep Fluida Dinamis

Fase Mengamati (Persamaan Kontinuitas)

Fase Mengamati (Persamaan Kontinuitas)

Kelas Fisika

Kelas Fisika

Jurnal Pembelajaran Fisika

Bandarlampung, 1 Februari 2014

SMA Kebangsaan Lampung Selatan
X MIA 1
Presentasi Tugas Proyek:
Menganalisis pengaruh gerak vertikal wadah berlubang (2 lubang sejajar pada dasarnya) berisi air terhadap tekanan hidrostatis pada dasar wadah tersebut.
Proses Pembelajaran Siswa:
(1) Siswa ditugaskan menyiapkan alat, bahan, dan langkah percobaan sesuai dengan tujuan percobaan sehingga diperoleh kesimpulan pengaruh gerak vertikal terhadap tekanan hidrosatis pada dasar wadah berlubang. (2) Hasil pengamatan siswa berupa gambar dan video yang mampu merepresentasikan tujuan percobaan (membuktikan, menganalisis, dan menyimpulkan data).
Hasil Pembelajaran:
Pembelajaran berjalan sesuai dengan perencanaan pelaksanaan pembelajaran, yaitu; (a) Siswa melaporkan hasil tugas proyek, (b) Guru menilai presentasi siswa, (c)diakhir pembelajaran dilaksanaan kuis untuk mengukur ketercapaian pembelajaran (pengetahuan, keterampilan, sikap) siswa. Namun demikian, 4 siswa belum dapat dilakukan penilaian kinerja (mempresentasikan hasil pengamatan), dikarenakan data 4 siswa tersebut tidak dibawa di kelas. Selain itu, secara umum siswa belum mampu menyimpulkan hasil pengamatan dengan menganalisi prinsip tekanan hidrostatis pada dasar wadah berlubang berisi air.
Kesimpulan yang diharapkan:
1. Ada pengaruh gerak vertikal wadah berlubang berisi air terhadap tekanan hidrostatis.
2. Selama bergerak vertikal, massa wadah berlubang berisi air lenyap.

Sampel Hasil Pembelajaran Siswa

Sampel Data Siswa

Praktikum Azas Black

Praktikum Azas Black

Kelas Olimpiade Fisika SMA

Kelas Olimpiade Fisika SMA

Peta Konsep Kinematika Gerak

Peta Konsep Kinematika Gerak

Kelas Latihan Soal Olimpiade Fisika SMA

Kinematika 1:

Aplikasi GLBB dan Gerak Parabola

Pembahasaan Soal Latihan Olimpiade Fisika