Rabu, 08 Juli 2015

Pembelajaran

Oleh: Oky Sanjaya, S.Pd.


Pembelajaran didefinisikan sebagai proses belajar. Proses merupakan suatu aktifitas abstrak yang memproduksi kembali pengetahuan. Hasil produksi tersebut merupakan produk pengetahuan. Penilaian produk pengetahuan tersebut secara sederhana dideskripsikan sebagai berikut: penginderaan yang dilakukan si pembelajar terhadap objek ABC123???""!cvXY (proses) dalam kurun waktu yang lama (long time remember) diwujudkan dalam bentuk tulisan (produk tulis) menjadi, misalnya, AB132C??"?"vc!YX (produk pembelajaran). Dengan kata lain, jika objek pembelajaran tidak sepenuhnya menghasilkan kembali hasil penginderaan objek (produk tulis), maka si pembelajar mengalami tidak sepenuhnya belajar. Penyimpangan terburuk dari pembelajaran yang dilakukan si belajar disebut si belajar tidak belajar. Berkenaan dengan pembelajaran, belajar merupakan aktifitas (upaya) menyerap objek pembelajaran oleh panca indera. Dengan demikian, objek pembelajaran harus yang dapat diserap oleh panca indera (visual, audio, audio-visual, kinestetik). Namun demikian, hasil serapan panca indera, dalam ilmu sains harus dapat difaktakan dan didatakan dengan akuntabel, misalnya kulit dapat merasakan dingin dan panasnya suatu zat cair, dingin dan panas itu harus diketahui berapa derajad temperatur zat cair dan berapa kalori aliran kalor yang dialami kulit.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

Pembelajaran Fisika

Pembelajaran Fisika

Fase Mengamati (Hubungan Momentum Sudut dengan Momen Inersia)

Fase Mengamati (Hubungan Momentum Sudut dengan Momen Inersia)

Peta Konsep Fluida Dinamis

Peta Konsep Fluida Dinamis

Fase Mengamati (Persamaan Kontinuitas)

Fase Mengamati (Persamaan Kontinuitas)

Kelas Fisika

Kelas Fisika

Jurnal Pembelajaran Fisika

Bandarlampung, 1 Februari 2014

SMA Kebangsaan Lampung Selatan
X MIA 1
Presentasi Tugas Proyek:
Menganalisis pengaruh gerak vertikal wadah berlubang (2 lubang sejajar pada dasarnya) berisi air terhadap tekanan hidrostatis pada dasar wadah tersebut.
Proses Pembelajaran Siswa:
(1) Siswa ditugaskan menyiapkan alat, bahan, dan langkah percobaan sesuai dengan tujuan percobaan sehingga diperoleh kesimpulan pengaruh gerak vertikal terhadap tekanan hidrosatis pada dasar wadah berlubang. (2) Hasil pengamatan siswa berupa gambar dan video yang mampu merepresentasikan tujuan percobaan (membuktikan, menganalisis, dan menyimpulkan data).
Hasil Pembelajaran:
Pembelajaran berjalan sesuai dengan perencanaan pelaksanaan pembelajaran, yaitu; (a) Siswa melaporkan hasil tugas proyek, (b) Guru menilai presentasi siswa, (c)diakhir pembelajaran dilaksanaan kuis untuk mengukur ketercapaian pembelajaran (pengetahuan, keterampilan, sikap) siswa. Namun demikian, 4 siswa belum dapat dilakukan penilaian kinerja (mempresentasikan hasil pengamatan), dikarenakan data 4 siswa tersebut tidak dibawa di kelas. Selain itu, secara umum siswa belum mampu menyimpulkan hasil pengamatan dengan menganalisi prinsip tekanan hidrostatis pada dasar wadah berlubang berisi air.
Kesimpulan yang diharapkan:
1. Ada pengaruh gerak vertikal wadah berlubang berisi air terhadap tekanan hidrostatis.
2. Selama bergerak vertikal, massa wadah berlubang berisi air lenyap.

Sampel Hasil Pembelajaran Siswa

Sampel Data Siswa

Praktikum Azas Black

Praktikum Azas Black

Kelas Olimpiade Fisika SMA

Kelas Olimpiade Fisika SMA

Peta Konsep Kinematika Gerak

Peta Konsep Kinematika Gerak

Kelas Latihan Soal Olimpiade Fisika SMA

Kinematika 1:

Aplikasi GLBB dan Gerak Parabola

Pembahasaan Soal Latihan Olimpiade Fisika