KELAS OLIMPIADE SAINS

Senin, 04 Juli 2022

Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Suatu benda dikatakan bergerak lurus beraturan jika lintasan yang dilalui benda tersebut berupa bidang lurus dan memiliki kecepatan yang tetap untuk setiap saat. Pada kenyataannya, gerak dengan kecepatan yang konstan sulit ditemukan. Untuk materi dalam bab ini, digunakan pengandaian yang lebih mendekati. Misalnya, sebuah kereta api yang bergerak pada lintasan rel yang lurus dan tanpa hambatan atau sebuah mobil yang bergerak di jalan tol bebas hambatan.

Untuk lebih memahami materi gerak lurus beraturan (GLB), perhatikan gerak seorang pelari dalam tabel berikut.

Dari  Tabel 3.1,  dapat dibuat grafik seperti pada Gambar 3.3


Gambar tersebut menunjukkan nilai kecepatan rata-rata seorang pelari yang dimulai pada jarak awal 5 meter. Gambar 3.3 menunjukkan sebuah grafik yang linear terhadap waktu. Kelinearan inilah yang menunjukkan bahwa gerak seorang pelari tersebut adalah lurus beraturan. Kecepatan rata-rata pelari tersebut dapat dihitung menggunakan Persamaan (3–1).



atau dengan mencari kemiringan kurva akan didapatkan nilai kecepatan rata- rata yang sama. 
Jadi, hubungan antara jarak, kecepatan, dan waktu dari sebuah benda yang bergerak lurus beraturan dapat dituliskan sebagai berikut